Rabu, 31 Juli 2013

Asupan Ini yang Paling Banyak Bikin Anak Tersedak

Saat menyantap makanan baik nasi, keripik, atau cemilan lain seperti permen, tak jarang anak-anak sering tersedak. Banyak juga dari mereka yang terpaksa dilarikan ke UGD atau bahkan dirawat di rumah sakit. Sebenarnya, dari sekian banyak santapan yang dikonsumsi anak-anak, makanan apa yang paling sering membuat mereka tersedak?


Sebuah studi baru menemukan bahwa makanan yang paling sering membuat anak tersedak adalah permen dengan tekstur yang keras atau biasa disebut permen keras. Selama tahun 2001 sampai 2009, lebih dari 16.000 anak-anak usia di bawah 15 tahun dibawa ke UGD karena tersedak permen keras.
Dari seluruh anak yang berjumlah 112.000, 12.400 tersedak karena permen karet. Ini berarti, 15 persen tersedak makanan yang dialami anak-anak disebabkan karena permen keras. Tapi, masih ada makanan lain yang sering membuat anak tersedak berdasarkan data kunjungan rumah sakit, seperti dikutip dari Live Science, Rabu (31/7/2013):
1.         Jenis permen lainnya (12.8%)
2.         Daging selain hot dog (12.2%)
3.         Tulang (12%)
4.         Buah dan sayur (9,7%)
5.         Susu formula atau ASI (6,7%)
6.         Biji-bijian, kacang, atau kerang (6,5%)
7.         Keripik, pretzel, dan popcorn (4,6%)
8.         Kue atau biskuit (3,1%)
9.         Hot dog (2,6%)
10.     Roti atau kue (2,3%)
11.     Kentang goreng (0,8%)

Mayoritas anak-anak yang dibawa ke unit gawat darurat hanya mendapat perawatan sementara dan dibolehkan pulang. Namun, sekitar 10 persen perlu dirawat di rumah sakit. Anak-anak yang tersedak hot dog, biji-bijian, kacang, atau kerang lebih mungkin memerlukan rawat inap dibanding mereka yang tersedak makanan lain.

Rata-rata usia anak-anak yang dirawat akibat tersedak sekitar 4,5 tahun dan lebih dari setengahnya adalah anak laki-laki. Peneliti di Nationwide Children's Hospital, Columbus, Ohio mengatakan bahwa berdasarkan database kunjungan departemen gawat darurat, rata-rata anak-anak tersedak makanan yang tidak sampai mengakibatkan kematian.

Faktor utama mengapa anak mudah tersedak yaitu belum lemgkapnya gigi yang mereka gunakan untuk mengunyah, apalagi mereka juga masih belajar mengunyah, serta tingkat keaktivan yang membuatnya lebih mudah tersedak. Hot dog merupkan makanan yang paling mungkin menyebabkan tersedak dan sesak napas.
Buah dan sayur yang masih sulit dikunyah anak-anak juga bisa jadi penyebabnya. Sedangkan, jenis biji-bijian atau kacang akan lebih muda tergelincir ke kerongkongan mereka apalagi jika dimakan dalam jumlah yang banyak. American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan anak usia di bawah enam tahun jangan diberi permen karet atau permen keras.

Jika ingin memberi buah atau sayur, sajikan dalam bentuk potongan kecil. Saat makan, anak-anak juga harus diawasi dan tidak sebaiknya makan sambil berjalan, bermain, atau berbaring. Tak hanya itu, orang tua dan pengasuh juga harus terbiasa dengan teknik menyelamatkan anak-anak jika tersedak.
AAP juga merekomendasikan Food and Drug Administration mengambil tindakan memberi label keterangan makanan yang bisa menimbulkan risiko tersedak pada anak-anak.

Sumber: www.detik.com
Artikel selanjutnya: Ibu dan Anak